Link Kedinasan

:)

DEWAN GURU

Pahlawan tanpa tanda jasa

Pintar, kaya, kuat, bukan tujuan kesemuanya hanya imbas dan buah dari ketekunan dan kesabaran

Bimbingan

Pintar itu biasa yang luar biasa itu proses menjadi pintar

Program Pembiasaan

Bisa karena terbiasa, Budaya bersih dan kebiasaan baik lainnya ditanamkan sejak dini sebagai bentuk pengejawantahan karakter bangsa besar

Menyala

Api, api, api, api telah menyala kobarkan semangat pelajar, mencintai negeri, para idealis muda

Admin Web

Terus berkarya, bekerja, tak kenal henti, meraih ridho Illahi

24 Mei 2016

Kajian Parenting

KAJIAN PARENTING

By  : Ibu Elly Risman
(Senior Psikolog dan Konsultan, UI)

Di Indonesia ...
Kita tidak tahu anak kita terlempar di bagian bumi Allah yang mana nanti ,  izinkan dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri .

Jangan memainkan semua peran, ya jadi ibu , ya jadi  koki,  ya jadi  tukang cuci . Ya jadi ayah , ya jadi tukang ledeng , ya jadi pengemudi .

Anda bukan anggota tim SAR ...
Anak anda tidak dalam keadaan bahaya .   Berhentilah memberikan bantuan bahkan ketika sinyal S.O.S nya tidak ada . Jangan mencoba untuk membantu dan memperbaiki semuanya .

- Anak mengeluh sedikit karena mainan puzzlenya tidak bisa nyambung menjadi satu , "Sini ... Ayah bantu . "

- Botol minum ditutup
rapatnya sedikit susah ,  " Sini ... Mama saja " .

- Sepatu bertali lama di ikat , sekolah sudah hampir telat .. " Biar ayah aja deh yang kerjain " . 

- Kecipratan minyak sedikit
"Sudah sini, kentangnya Mama saja yang gorengin ".

Kapan anaknya bisa ... ?
Jangankan di luar negeri ....
Di Indonesia saja pembantu sudah semakin langka .

Kalau bala bantuan muncul tanpa adanya bencana ...
Apa yang terjadi ketika bencana benar 2 tiba ... ?

Berikan anak-anak kesempatan untuk menemukan solusi mereka sendiri .

Kemampuan menangani stress ...
Menyelesaikan masalah ,  dan mencari solusi itu keterampilan/skill  yang wajib di miliki .

Yang namanya keterampilan/skill, untuk bisa terampil ...
Ya harus di latih .
Kalau tanpa latihan ... 
Lalu di harapkan simsalabim mereka jadi bisa sendiri ... ??

Kemampuan menyelesaikan masalah dan bertahan dalam kesulitan tanpa menyerah bisa berdampak sampai puluhan tahun ke depan .

Bukan saja bisa membuat seseorang lulus sekolah tinggi ,
tapi juga lulus melewati ujian badai 2 pernikahan dan kehidupannya kelak .

Tampaknya sepele sekarang ...
Secara apalah  salahnya sih kita bantu anak ... ?

Tapi jika anda segera bergegas menyelamatkannya dari segala kesulitannya  ... 
Dia akan menjadi ringkih .. dan mudah layu .

Susah sedikit ... bantuan diminta .
Berantem sedikit ya sudah  lah .. cerai saja ...
Sakit sedikit ngeluhnya luar biasa ,
Masalah sedikit ....
Bisa jadi gila .

Kalau anda menghabiskan banyak waktu ... 
Perhatian dan uang untuk IQ nya ..
Habiskan hal yang sama untuk AQ nya juga.

AQ  ... ?
Apa itu ... ?
ADVERSITY QUOTIENT

ADVERSITY QUOTIENT menurut Paul G. Stoltz dalam bukunya yang  berjudul sama ...

Adalah kecerdasan menghadapi kesulitan atau hambatan dan kemampuan bertahan dalam berbagai kesulitan hidup dan tantangan yang dialami ... 

Bukannya kecerdasan ini yang  jadi lebih penting daripada IQ, untuk menghadapi masalah sehari-hari ?

Perasaan mampu melewati ujian juga luar biasa nikmatnya . 
Merasa bisa menyelesaikan masalah ,  mulai dari yang sederhana sampai yang sulit,
Membuat diri semakin percaya bahwa meminta tolong hanya dilakukan ketika kita benar 2 tidak lagi bisa .

Setelah di coba berkali-kali, berulang-ulang ,  tidak menyerah dalam waktu yang lama .

So izinkan anak anda melewati kesusahan ..

Tidak masalah anak mengalami sedikit luka , sedikit nangis , sedikit kecewa , sedikit telat dan sedikit kehujanan .

Akui kesulitan yang sedang dia hadapi ...

Tahan lidah ,  tangan dan hati dari memberikan bantuan , 
Ajari menangani frustrasi .

Kalau anda selalu jadi ibu peri atau guardian angel ,  *Apa yang terjadi jika anda tidak bernafas lagi esok hari .. ?*

Bisa-bisa anak anda ikut mati.....!!!

Sulit memang untuk tidak mengintervensi ,
Ketika melihat anak sendiri susah ,  sakit dan sedih .

Apalagi dengan menjadi orangtua ,  insting pertama adalah melindungi ,
Jadi melatih AQ ini adalah ujian kita sendiri juga sebagai orangtua

Tapi sadarilah hidup penuh dengan ketidak enakan dan masalah akan selalu ada .

Dan mereka *harus bisa bertahan .*
Melewati hujan , badai , dan kesulitan ,
yang kadang tidak selalu bisa kita hindarkan .

*" Permata hanyalah orang ... yang bisa melewati tekanan dengan sangat baik "*

Selamat merenung..
👍🏼👍🏼

22 Apr 2016

Hasil Revisi Kurikulum 2013

Meneruskan info terkait kurikulum 2013:
Mhn izin copy paste dr grup sebelah, sbg tambahan info kita 🌹HASIL REVISI KURIKULUM 2013 PADA PEMBELAJARAN, PENILAIAN DAN KETUNTASAN BELAJAR
dalam kesempatan ini saya berbagi sedikit info pendidikan kpd rekan-rekan yaitu tentang: Hasil Revisi Baru Kurikulum 2013 Pada Pembelajaran, Penilaian Dan Kriteria Ketuntasan,

Nah seperti apa isi beritanya…?  
Simak dibawah ini :

Revisi Kurikulum 2013 telah usai, beberapa point penting dalam revisi Kurikulum 2013 yang sudah diimplementasikan pada tahun 2016 ini secara signifikan perlu kita perhatikan beberapa revisi Kurikulum 2013 setelah pengehentian sementara dan kini Kurikulum 2013 secara bertahap akan diterapkan secara Nasional dalam istilah Kurikulum Nasional atau Kurikulum 2013 yang dilaksanakan secara Nasional.

Sistem Penilaian dalam Kurikulum 2013 akan mengalami perubahan kembali, dari sistem satuan (1 - 4) dikembalikan menjadi puluhan (0 - 100) seperti pada sistem sebelumnya. Ini disebabkan karena banyaknya aduan dari Orang Tua Wali murid yang sulit mengerti dengan sistem Penilaian yang dilakukan seperti di Perguruan Tinggi.

Beberapa Perubahan Penilaian dalam Kurikulum2013 yang akan diterapkan dalam tahun ini antara lain :

1. Penilaian Sikap
2. Ketuntasan Belajar
3. Mekanisme dan Prosedur
4. Pengolahan
5. Laporan Hasil Belajar

KONSEP PENILAIAN

Tujuan penilaian:

Formatif(membentuk karakter dan perilaku, menjadikan peserta didik sebagai pembelajar sepanjang hayat); diagnostic (melihat perkembangan peserta didik dan feedback-koreksi pembelajaran), dan mengukur achievement/capaian agar dapat dilakukan evaluasi hasil pembelajaran

Ranah yang Dinilai:

a. Pengetahuan
b. Keterampilan dan
c. Sikap dan perilaku (attitude and behavior pembiasaan dan pembudayaan)

Proses penilaian: lebih sederhana, terjangkau untuk dilakukan, tidak menjadi beban bagi guru/siswa, tetapi tetap mengutamakan prinsip dan kaidah penilaian

Penilaian yang dilakukan tidak hanya penilaian atas pembelajaran (assessment of learning), melainkan juga penilaian untuk pembelajaran (assessmet for learning) dan penilaian sebagai pembelajaran (assessment as learning).

PENILAIAN UNTUK, SEBAGAI DAN ATAS PEMBELAJARAN

Pengertian Penilaian Autentik

Penilaian Autentik adalah bentuk penilaian yang menghendaki peserta didik menampilkan sikap, menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pembelajaran dalam melakukan tugas pada situasi yang sesungguhnya

Tujuan Penilaian Authentic

1. Menjadikan siswa pembelajar yang berhasil menguasai pengetahuan
2. Melatih ketrampilan siswa menggunakan pengetahuannya dalam konteks kehidupannya
3. Memberi kesempatan siswa menyelesaikan masalah nyata
4. Prinsip Penilaian
5. Mendorong siswa berpikir krirtis dan menerapkan pengetahuan
6. Mengukur capaian kompetensi siswa
7. Penilaian berdasar kriteria (criterion-referenced)
8. Berkelanjutan, untuk perbaikan dan peningkatan
9. Analisa untuk tindak lanjut pembelajaran
10. Sesuai pengalaman belajar siswa
11. Prinsip Khusus Penilaian Authentic
12. Materi penilaian dikembangkan dari kurikulum.
13. Bersifat lintas muatan atau mata pelajaran.
14. Berkaitan dengan kemampuan peserta didik.
15. Berbasis kinerja peserta didik.
16. Memotivasi belajar peserta didik.
17. Menekankan pada kegiatan dan pengalaman belajar peserta didik.
18. Memberi kebebasan peserta didik untuk mengkonstruksi responnya.
19. Menekankan keterpaduan sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
20. Mengembangkan kemampuan berpikir divergen.
21. Menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pembelajaran.
22. Menghendaki balikan yang segera dan terus menerus.
23. Menekankan konteks yang mencerminkan dunia nyata.
24. Terkait dengan dunia kerja.
25. Menggunakan data yang diperoleh langsung dari dunia nyata.
26. Menggunakan berbagai cara dan instrumen.
27. Tujuan Penilaian
28. Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik bertujuan untuk:

Formatif (membentuk karakter dan perilaku, menjadikan pembelajar sepanjang hayat – to drive learning, terampil),

Diagnostik (melihat perkembangan siswa dan feedback-koreksi pembelajaran), serta Achievement (mengukur capaian agar dapat dilakukan evaluasi hasil pembelajaran

Prinsip-prinsip Penilaian

Penilaian Hasil Belajar oleh Pendidik dilakukan terhadap penguasaan tingkat KOMPETENSI sebagai capaian pembelajaran. Jadi bukan KOMPETISI

Penilaian kompetensi merupakan penilaian DISKRIT bukan KONTINU

Penilaian DISKRIT pada skala 0 – 100

Penilaian dalam bentuk deskripsi dengan klasisfikasi: tidak/atau kurang kompeten, cukup kompeten, kompeten, sangat kompeten

KRITERIA KETUNTASAN

Penilaian berdasarkan Acuan Kriteria: penilaian kemajuan peserta didik dibandingkan dengan kriteria capaian kompetensi yang ditetapkan.

Ketuntasan kompetensi sikap dalam bentuk deskripsi minimal Baik.

Skor rerata untuk ketuntasan kompetensi pengetahuan ditetapkan minimal 60.

Capaian optimum untuk ketuntasan kompetensi keterampilan ditetapkan minimal 60.

Sekolah dapat menentukan batas ketuntasan diatas standar dengan mempertimbangkan aspek-aspek tertentu sesuai dengan karakteristik dan potensi sekolah

Nilai pengetahuan dan keterampilan menggunakan angka 0 - 100. (tanpa dilengkapi dengan predikat D-A )

Penyempurnaan pada Penilaian Kelas

Penilaian sikap dilakukan dengan menggunakan observasi yang dituangkan dalam catatan guru mata pelajaran, guru Bimbingan Konseling (BK), dan wali kelas yang berupa catatan anekdot (anecdotal record), catatan kejadian tertentu (incidental record), dan informasi lain yang valid dan relevan.

Dalam pelaksanaan penilaian sikap diasumsikan setiap peserta didik memiliki perilaku yang baik, sehingga jika tidak dijumpai perilaku yang sangat baik atau kurang baik maka nilai sikap peserta didik tersebut dianggap sesuai dengan indikator yang diharapkan.

Penilaian diri dan penilaian antar teman dapat dilakukan dalam rangka pembinaan dan pembentukan karakter siswa, sehingga hasilnya dapat dijadikan sebagai salah satu alat konfirmasi dari hasil penilaian sikap oleh pendidik.

PENILAIAN SIKAP

Penilaian Sikap adalah penilaian terhadap perilaku peserta didik dalam proses pembelajaran, di dalam kelas, dan di luar kelas untuk menumbuhkembangkan sikap, perilaku dan karakter setiap peserta didik.

Penilaian sikap Spiritual dilakukan dalam rangka membentuk sikap siswa agar mampu menghargai, menghayati, dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

Penilaian sikap Sosial dilakukan utk membentuk sikap sosial siswa yang mampu menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan lingkungan alam dimana mereka berada

Alur Penilaian Sikap

Langkah-langkah Membuat Rekapitulasi Penilaian Kompetensi Sikap Selama Satu Semester:

a. Guru MP, wali kls, dan BK melakukan penilaian sikap selama pembelajaran melalui pengamatan dengan mencatat setiap kejadian yang menonjol
b. Catatan hasil pengamatan sikap yang dilakukan oleh guru MP , wali kls, dan BK serta hasil catatan penilaian diri dan antar teman dikelompokkan ke dalam kompetensi sikap spiritual dan kompetensi sikap sosial.
c. Buat deskripsi pada kompetensi sikap spiritual dan kompetensi sikap sosial yang sesuai dengan pencapaian peserta didik berdasarkan catatan observasi.
d. Deskripsi pada kompetensi sikap ditulis dengan kalimat positif berdasarkan kumpulan hasil observasi (catatan) aspek yang menonjol.
e. Deskripsi kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial yang belum mencapai kriteria (indikator) dideskripsikan sebagai aspek yang perlu pembimbingan.
f. Deskripsi sikap setiap siswa oleh guru MP diserahkan ke wali kelas
g. Wali kelas mengolah deskripsi setiap siswa asuhnya untuk menjadi deskripsi sikap akhir
h. Wali kelas menulis deskripsi sikap setiap siswa pada rapor

Demikian rekan-rekan Guru semua, kurang lebihnya mohon maaf,

Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Amin YRA
.
Sumber:( Kurikulum 2013 )

5 Apr 2016

Kreatif Aqua

Sebuah hasil karya yg bagus, kreatif dan bernilai walau terbuat dari bahan yang murah.
Hanya bermodal karet spons, plastick mika, Man jada wa jadda.
Subhanalloh menjadi karya cipta yang mengispirasi #KreatifKreator

4 Apr 2016

Pesan Mendikbud untuk siswa peserta Ujian Nasional dan Orangtua

Pesan Mendikbud untuk siswa peserta Ujian Nasional dan Orangtua

Ibu-Bapak yang saya hormati,
serta anak-anakku para peserta Ujian Nasional 2016

Hari Senin 4 April, UN SMA dan sederajat dilaksanakan. Anak sulung saya, juga akan menjalani Ujian Nasional. Sebagai orangtua, seperti halnya Ibu dan Bapak, kami juga turut merasakan apa yang dirasakan anak-anak kita. Ada pengharapan mendapat hasil terbaik, tetapi juga mungkin terbersit kekhawatiran.

Ibu dan Bapak, para orangtua, mari kita bangun suasana yang tenang, suasana belajar di rumah. Suasana yang nyaman untuk anak-anak kita. Saya berharap, kita sebagai orangtua menghindari hal-hal yang bisa menggangu ketenangan persiapan anak dalam menghadapi UN.

Bagi anak-anakku peserta UN, jangan tegang menghadapi UN yang kini tidak lagi menentukan kelulusan. Tidak perlu khawatir berlebihan dalam menjalani UN, namun manfaatkan tantangan ini secara sungguh-sungguh sebagai kesempatan bercermin tentang apa yang sudah kita raih dan apa yang perlu kita lakukan ke depan.

Mulai sekarang, sampai saat UN, jangan terlalu forsir diri untuk belajar. Harus  istirahat yang cukup. Malam menjelang UN jangan belajar semalaman. Justru harus tidur cukup. Usahakan tidur malam selama 8 jam. Pastikan asupan makanan sehat dan bergizi. Jangan lakukan hal yang sebelumnya tidak biasanya kita lakukan. Ini untuk menghindari terjadinya hal-hal baru yang berisiko mengganggu persiapan.

Persiapkan semua kebutuhan yang harus dibawa ke sekolah saat UN. Perhatikan dan persiapkan dengan detail sehari sebelum UN, mulai dari baju seragam hingga pensil, penghapus dan rautan. Pastikan berangkat awal dari rumah, agar tidak terburu-buru di jalan dan bisa sampai di lokasi UN dengan tenang dan tepat waktu.

Saat menjalani UN, diawali berdoa, saya berharap anak-anakku semua tetap percaya pada diri sendiri. Saya mengingatkan kepada semua untuk tidak melakukan cara-cara yang tidak terpuji sewaktu UN, seperti menyontek atau percaya pada mereka yang menawarkan jawaban.

Seperti digariskan Presiden Jokowi, mari kita melakukan Revolusi Mental: tegakkan integritas. Mari berhenti membiarkan kecurangan dan berhenti berbuat curang. Mari kita tetapkan hati kita bahwa mereka yang berusaha mengotori proses pendidikan ini adalah pengkhianat bangsa. Kecurangan itu adalah menghianati jutaan siswa lain yang belajar dengan serius, ratusan ribu guru membimbing siswa belajar dan bekerja dalam sunyi menyiapkan penyelenggaraan UN.

Dari dunia pendidikan yang bersihlah kita membangun bangsa jauh ke depan. Dan melalui momen seperti UN ini kita tunjukkan komitmen kita yang percaya diri, yang tak ragu untuk bercermin dan yang terus bergerak maju ke depan.

Selamat melaksanakan Ujian Nasional.

Salam,
Anies Baswedan

23 Mar 2016

Kegiatan FLS2N tahun 2015-2016

Tujuan diselenggarakannya Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional SD adalah:
1. Memberikan wadah untuk berkreasi dengan menampilkan karya kreatif dan inovatif
bagi peserta didik sekolah dasar dengan mengedepankan sikap sportivitas dalam
pengembangan diri secara optimal sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan;
2. Mengembangkan ekspresi seni sesuai dengan norma budi pekerti dan karakter
peserta didik
3. Meningkatkan kreativitas, dan memotivasi peserta didik untuk mengekspresikan diri
melalui kegiatan sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuannya;
4. Menanamkan dan membina apresisasi seni dan sastra, khususnya terhadap nilai-nilai
tradisi yang berakar pada budaya bangsa;
5. Menumbuhkembangkan sikap sportivitas dan kompetitif peserta didik sejak dini, yang
merupakan bagian dari pendidikan karakter, serta meningkatkan kemampuan
bersosialisasi peserta didik.

Tahun 2016 Kegiatan FLS2N bertemakan  :

“Menggali bakat seni dan meningkatkan kreativitas serta kemandirian untuk menanamkan
kecintaan dalam melestarikan budaya bangsa menuju insan yang berakhlak
mulia”

Berusahalah tampil dengan sebaik-baiknya yang kalian bisa, Selamat berlomba

Juknis FLSN2N dapat download disini

22 Mar 2016

Kreatif Generasi

" Orang bisa karena biasa " 
Halaman ini berisi kumpulan gambar inspirasi, selamat mencoba dan berkarya,
barang bekas bisa bernilai jual tinggi jika berada di orang kreatif seperti kalian maju terus pendidikan Indonesia.



















3 Feb 2016

TATA KALA KEGIATAN USMBD 2016

Tahun pelajaran 2015-2016 akan segera berakhir, persiapan diperuntukkan siswa siswi kelas 6 untuk menghadapi uji coba Ujian Sekolah Berstandar Daerah, kegiatan tersebut dirancang untuk mencapai target peningkatan nilai USBD dari tahun sebelumnya.
Guna tercapainya hal tersebut maka diadakan pendalaman materi dan pembiasaan dalam mengerjakan soal ujian.
Diharapkan pula peran serta orang tua untuk memperhatikan pola belajar peserta didik di lingkungan rumah, dan juga kesehatan peserta didik.
Berikut kami tampilkan tata kala kegiatan yang akan dilaksanakan semoga dapat membantu orang tua untuk mempersiapkan peserta didik ke jenjang berikutnya.

TATAKALA  KEGIATAN USMBD KELAS VI
SDN KARANG ANYAR 08 PAGI
TAHUN  PELAJARAN  2015/2016
No
Jenis Kegiatan
Waktu
Pelasanaan
1
Penyusunan Kisi-kisi dan soal ujian sekolah
12 Februari 2015
2
Penyusunan Kisi-kisi dan Soal Ulangan Semester II
25 Februari 2015
3
Rapat pembentukan panitia US/M BD
26 Februari 2016
4
Try Out Tk. Gugus ke 1
17-19 Februari 2016
5
Try Out Tk. Gugus ke 1
29-2 Maret 2016
6
Rapat Penentuan Stándar Kelulusan
10 Maret 2016
7
Pencetakan Kartu Peserta Ujian
10 Maret 2016
8
Try Out Tk. Kecamatan
16-18 Maret 2016
9
Try Out Tk. Sudin
4-6 April 2016
10
Ujian Praktik
11-15 April 2016
11
Try out Dinas
18-20 April 2016
12
Ulangan Akhir Semester
25-28 April 2016
13
Ujian Sekolah Berstandar Daerah ( USBD )
16 – 18 Mei 2016
14
Ujian Sekolah
19 – 20 Mei  2016
15
Ujian Sekolah Berstandar Daerah ( USBD ) Susulan
23 – 25 Mei 2016
16
Ujian Sekolah ( Mapel PLBJ )
26 Mei 2016
17
UKK Kelas 1 - 5
30 Mei  - 2 Juni 2016
18
Ujian Sekolah  Susulan
30 Mei  - 2 Juni 2016
19
Pembagian Raport Kelas 1- 5
24 Juni 2016
20
Pengumuman Kelas VI ( Tanggal Raport Kelas
25 Juni 2016