Roem pernah takjub dan terheran-heran saat berbincang-bincang dengan Dolly dan Totok. Keduanya yang saat itu masih usia dibawah 15 tahun, mampu meladeninya saat berdebat tentang pengetahuan yang diajarkan di sekolah tingkat atas(SK)
:)
DEWAN GURU
Pahlawan tanpa tanda jasa
Pintar, kaya, kuat, bukan tujuan kesemuanya hanya imbas dan buah dari ketekunan dan kesabaran
Bimbingan
Pintar itu biasa yang luar biasa itu proses menjadi pintar
Program Pembiasaan
Bisa karena terbiasa, Budaya bersih dan kebiasaan baik lainnya ditanamkan sejak dini sebagai bentuk pengejawantahan karakter bangsa besar
Menyala
Api, api, api, api telah menyala kobarkan semangat pelajar, mencintai negeri, para idealis muda
Admin Web
Terus berkarya, bekerja, tak kenal henti, meraih ridho Illahi
21 Jan 2019
Haji Agus Salim membiasakan anaknya bersikap kritis
Roem pernah takjub dan terheran-heran saat berbincang-bincang dengan Dolly dan Totok. Keduanya yang saat itu masih usia dibawah 15 tahun, mampu meladeninya saat berdebat tentang pengetahuan yang diajarkan di sekolah tingkat atas(SK)
7 Nov 2018
Al Biruni Sang Astronom
Selama waktu tersebut, ia menulis sebuah karya monumental yang mengkaji tentang sejarah peradaban kuno di tengah pengaruh silih bergantinya kerajaan. Buku itu sebagai penanda yang jelas bahwa di masa depan al-Biruni akan menjadi seorang ilmuan yang menguasai berbagai cabang keilmuan. Ini lebih dari sekadar buku sejarah. Karena buku merevolusi sejarah sains, astronomi, budaya, dan juga menjelaskan peristiwa sejarah. Dengan produktivitasnya di Jurjan, Al-Biruni menjadi salah satu ilmuan utama di zamannya melalui karya-karyanya.Di usia 20 tahun, ia pindah jauh dari daerah asalnya demi menimba ilmu pengetahuan. Selama 3 tahun ia melakukan perjalanan di seluruh Persia, belajar dari para ilmuan tentang berbagai cabang ilmu pengetahuan. Akhirnya, pada tahun 998, ia menetap di Jurjan (Gorgan). Ia menjadi pegawai pemerintah setempat, Shams al-Ma’ali Qabus. Selama 10 tahun berikutnya, ia tinggal di kota kecil di wilayah tenggara Iran. Di tempat inilah ia melakukan penelitian, menulis buku, dan semakin banyak belajar.
Karena kemampuannya membaca teks-teks Hindu kuno, al-Biruni mampu mengkompilasi sebuah ensiklopedia sejarah India kuno, yang dikenal sebagai Kitab Tarikh al-Hind(Ensiklopedi Sejarah India). Menariknya, banyak kabar tentang India kuno yang diketahui orang-orang masa kini berasal langsung dari buku al-Biruni. Tarikh al-Hind lebih dari sekadar memberitahu pembaca tentang India kuno, namun buku ini juga merupakan fakta bahwa al-Biruni mampu mengumpulkan begitu banyak ilmu yang berbeda untuk memahami latar belakang peristiwa sejarah. Buku ini adalah jendela untuk mengetahui falsafah India, geografi, dan kebudayaannya. Al-Biruni menenggelamkan diri dalam kajiannya, untuk memberi hadiah pada dirinya akan sebuah pemahaman yang lebih baik tentang sejarah India. Dengan demikian, Tarikh al-Hind benar-benar dapat dianggap sebagai salah satu buku pertama di dunia antropologi, studi masyarakat manusia dan perkembangan mereka.Mendapatkan anugerah kecerdasan yang mampu melahirkan ide-ide baru dengan mudah, al-Biruni dengan cepat berhasil menguasai bahasa Sansekerta dan bahasa liturgi Hindu. Kemampuan ini membuka khazanah pengetahuan baru. Ia bisa mempelajari budaya India langsung dari literatur-literatur aslinya. Kemudian membandingkannya dengan buku-buku dari belahan dunia yang lain. Ia menerjemahkan buku dari bahasa Sansekerta ke bahasa Arab dan Persia. Juga sebaliknya, dari bahasa Arab ke bahasa Sansekerta. Al-Biruni berpandangan bahwa beragamnya peradaban bertujuan untuk saling mempelajari satu sama lain, bukan saling menghancurkan.
30 Jan 2018
Membuat Kurikulum Membaca Untuk Anak di Keluarga
23 Jan 2018
8 Cara Menyenangkan Mengenalkan Makanan Sehat Kepada Anak
Namun mengenalkan dan membuat anak-anak menyukai makanan sehat olahan kita sendiri gampang-gampang susah. Agar upaya Anda membuahkan hasil, yuk coba 8 cara menyenangkan menurut Joan Khalaf yang dikutip dari activekids.com berikut:22 Sep 2017
Jangan Asal Menghukum Anak
24 Jul 2017
Demi Anak
Lihatlah kaki anak kita yang masih begitu kecil
Ia tak kan sanggup mengimbangi
Saat kita berlari mengejar dunia
Ia akan tertatih bahkan terluka
Bukan untuk mengejar gaya hidup
Yang tak kan pernah ada ujungnya itu..
Tak perlulah bekerja hingga lembur malam, Ayah
Tak perlulah keadaaan rumah harus selalu bersih rapi sempurna, Ibu
Tak perlulah mengejar posisi tinggi dulu di kantor dan di bisnis, Bunda
Kita tak punya waktu dan tenaga lagi untuk mereka
Padahal mereka sedang masanya bereksplorasi dan berekspresi
Maka kita akan bereaksi
Dengan amarah dan emosi tinggi
Anak-anak sangat membutuhkan kehadiran kita
Yang nyata, terlibat dalam permainannya
Yang nyata, bertanya perasaan hati tentang kejadian yang ia alami
Yang nyata, memberikan belaian, pelukan dan ciuman yang menentramkan hatinya
Adalah saat tepat untuk kita membentuk karakternya
Menanamkan nilai spiritual yang kita yakini kebenarannya
Mengajarkannya nilai tentang kesopanan, disiplin, welas asih dan toleransi
Agar tak sampai gagal tumbuh
Rasanya sia-sia belaka
Bila uang yang kita kumpulkan selama ini
Hanya habis untuk biaya terapi karena kegagalan tumbuh kembang anak
Saat kita sudah berhasil menanamkan segala hal baik dalam hatinya
Bolehlah kau kembali menghidupkan hasrat untuk berkerja keras
Mengumpulkan pundi emas
Mengejar cita-cita yang masih tergantung bebas
Demi harta paling berharga bernama anak,
Saat ini hadirlah di setiap tawa, tangis dan sejuta rasa dalam hatinya
Namamu lah yang akan ia sebut sebagai pahlawan hidupnya
Engkaulah,
Sang Orangtua Hebat yang mampu seimbangkan antara bekerja dan keluarga.
17 Jul 2017
Fokuslah dengan kelebihan itu
Animals Schooling
(Renungan Menyongsong Tahun Pelajaran Baru)
a. Terbang
b. Berenang
c. Memanjat
d. Berlari
e. Menyelam
Tupai sudah mulai lupa cara memanjat, bebek sudah tidak dapat berenang dengan baik karena sebelah kakinya patah dan sirip kakinya robek, karena terlalu sering belajar memanjat.
Orangtua berharap anaknya serba bisa.
Sangat stress ketika matematikanya dapat nilai 5.


